Tajwid adalah aturan cara membaca Al-Qur'an dengan benar, meliputi pengucapan huruf dari tempat keluarnya (makhraj) dan sifatnya.
1. Hukum Nun Sukun (نْ) dan Tanwin (ــًــٍــٌــ)
§ Izhar Halqi: Nun mati/tanwin bertemu huruf tenggorokan (ء, ه, ح, خ, ع, غ), dibaca jelas tanpa dengung.
§ Idgham Bighunnah: Bertemu huruf ي, ن, م, و, dibaca masuk dengan dengung.
§ Idgham Bilagunnah: Bertemu huruf ل atau ر, dibaca masuk tanpa dengung.
§ Iqlab: Bertemu huruf ب, dibaca mengganti suara nun/tanwin menjadi suara mim disertai dengung.
§ Ikhfa Hakiki: Bertemu 15 huruf ikhfa, dibaca samar dengan dengung.
2. Hukum Mim Sukun (مْ)
§ Izhar Syafawi: Mim mati bertemu selain huruf م dan ب, dibaca jelas di bibir.
§ Idgham Mitslain (Mimi): Mim mati bertemu huruf م, dibaca lebur berdengung.
§ Ikhfa Syafawi: Mim mati bertemu huruf ب, dibaca samar di bibir dengan dengung.
3. Hukum Alif Lam (ال)
§ Alif Lam Syamsiyah: Alif lam bertemu huruf syamsiyah, dibaca melebur ke huruf berikutnya (tasydid).
§ Alif Lam Qamariyah: Alif lam bertemu huruf qamariyah, dibaca jelas.
4. Hukum Mad (Panjang Pendek)
§ Mad Thabi'i (Asli): Fathah bertemu alif, kasrah bertemu ya sukun, dammah bertemu wau sukun; dibaca 2 harakat.
§ Mad Far'i: Cabang mad thabi'i karena bertemu hamzah, sukun, atau tasydid (seperti Mad Wajib Muttasil, Mad Jaiz Munfasil, dan Mad Aridh Lissukun) yang panjangnya 2 hingga 6 harakat.
5. Qalqalah (Mantul)
§ Memantulkan suara pada huruf qaf (ق), tha (ط), ba (ب), jim (ج), dan dal (د) yang berharakat sukun atau karena waqaf.